ABRASI PANTAI DI KAMPUNG SAONEK

Indahnya Pantai Pasir Putih saat belum musim ombak utara ( Foto Syahril Manam )

 

Warga menanam kayu sebagai alternatif untuk penahan ombak dan pengikisan pasir  ( Foto Syahril Manam )

Saonek, salah satu desa yang terletak di Distrik Waigeo Selatan Kabupaten Raja Ampat .Pantai bagian timur dan barat  rawan abrasi pantai, ketika musim angin dan ombak dari arah barat dan utara sudah dipastikan  pantai akan terkikis hingga dekat dengan rumah warga, namun warga masih tetap memilih tinggal di rumahnya hingga saat ini. Untuk sementara inilah yang bisa  diperbuat oleh warga  kampung saonek dengan menanam kayu untuk menahan ombak dan pasir agar sedikitnya dapat mengatasi  abrasi walau tidak maksimal.

 

Taluk yang di bangun tak mampu menahan derasnya ombak pada musim utara. ( Foto Syahril Manam lokasi bagian Timur Kampung Saonek )

Kepala kampung dan warga telah mengusulkan kepada Pemerintah Daerah untuk membuat Taluk dan akhirnya terjawab, namun itupun tak bertahan lama karena ombak Barat dan utara sangat kuat.

Oleh karena itu kami warga saonek hanya berharap pembuatan kubus untuk pemecah ombak , karena dengan kubus yang di buang di pesisir rawan abrasi mampu mengatasi derasnya ombak .

Beberapa pohon kelapa tumbang akibat abrasi  ( Foto Syahril Manam – Lokasi bagian Timur Kampung Saonek )

Kepala Kampung Hi. Husain Mambraku mengatakan Untuk membuat kubus pemerintah kampung tak mampu karena cukup membutuhkan dana yang sangat besar, kami berharap jika pemerintah pusat  berkenaan dapat membantu kami dalam penanggulangan abrasi dengan membuat projek APBN untuk pemecah ombak ( Kubus ) di kampung saonek.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan